
Rage 2 merupakan sekuel dari game bernuansa pasca-apokaliptik yang cukup diantisipasi. Pasalnya, seri pertama yang perilisannya terpaut cukup jauh membuat banyak penggemar penasaran. Selain itu, waralaba ini juga dianggap sukses berkat kecermatan sang pengembang untuk mempertahankan aspek lama dan membawa nuansa baru dalam sekuel ini.
Nah, apa saja fakta yang bergulir seputar Rage 2? Simak ulasannya berikut ini.
1. Sudah Dikembangkan sejak 2014

Dengan jarak perilisan hampir sembilan tahun dari seri pertamanya, tentu banyak yang bertanya apa penyebab keterlambatan hadirnya Rage 2. Behesda dan ZeniMax ternyata lebih memilih untuk berfokus pad apengembangan Doom yang rilis 2016 . Sebelum itu, ide untuk pengembangan Rage 2 sempat begulir namun dihentikan tahun 2014 untuk menyelesaikan Doom. Memang terkadang menunda itu lebih baik dibanding memaksakan sesuatu, kan?
2. Rage Merupakan Singkatan untuk 'Garage'

Dala bahasa Inggris, "rage" berarti "amarah". Hal ini sering dikaitkan dengan permainan di dalam game yang menonjolkan banyaknya serbuan musuh serta desain karakter bos yang cukup sulit.
Meski terkesan sudah jelas, ternyata game ini punya makna lain. Tom Willits, desainer Id Software, mengungkapkan kalau "rage" merupakan kependekan untuk "garage'' alias garasi. Referensi ini juga dikuatkan sama genre vehicle shooter yang sebelumya dipakai oleh game Rage pertama.
3. Jalan Cerita yangMirip dengan Fallout: New Vegas

Di Rage 2, pemain bakal memainkan karakter Walker yang diawal game sempat direncanakan untul dibunuh. Setelah membantai para Rangers, karakter kita bakal menaruh dendam kepada para Authority.
Fallout: New Vegas juga menggunakan premis cerita yang tak jauh beda. Pemain bakal dikubur hidup-hidup, meski pada akhirnya enggak jadi mati. Selain itu, ada hubungan lain antara Rage dan Fallout, yakni konsep Arks yang mirip dengan Vault di Fallout.
4. Para Cult of the Dead God Memuja Protagonis Rage

Buat kalian yang main seri pertamanya, tentu kalian kenal sama Nicholas Raine, protagonis yang kita mainkan di Rage. Setelah menjadi pahlawan di akhir game, ternyata karakter Nicholas berkembang jadi semacam 'nabi' di kisah Rage 2.
5. Id Software Benci Berenang

Jika kita perhatikan, semoga game milik Id Software enggak pernah mengimplementasikan sistem berenang. Meski ada sungai, laut, maupun kolam, para karakter bakal dilarang menyentuh air.
Di dalam Rage 2, untungnya Id Software memberi banyak wilayah kering dengan beberapa tambahan rawa-rawa saja yang airnya dangkal. Alasan Id Software begitu membenci adegan berenang di dalam ame adalah karena hal tersebut dinilai enggak berarti dan hanya menyusahkan para programmer saja.




