Destiny 2 Lepas Hubungan dengan Activision, Pertanda Apakah?

Destiny 2

Sejak 2017, Destiny 2 telah penerbitan bersama Activision dan Blizzard Entertainment. Untuk platform PC, mereka merilis secara eklusif konten Destiny 2 pada platform Battle.net selama dua tahun.

Game yang mengusung genre MMORPG bertema shooter ini baru saja melepas hubungan dengan Activision. Lewat sebuah patch di update terbaru mereka, Activision sudah kembali dari dalam credit game tersebut. Bungie lantas mengumumkan kalau mereka tengah menyambut era baru.

Destiny 2

Game yang langsung mendapatkan satu juta pemain di awal perilisannya ini tentu menyumbang banyak pendapatan untuk Blizzard dan Activision. Sejak memulai tuntutan pada awal tahun, Bungie telahmemenangkan hak publikasi Destiny 2 milik mereka sendiri. Di dalam klien Battle.net, terlihat kalau Bungie menjadi developer sekaligus penerbit untuk game tersebut.

Mengikuti pindahannya hak penerbitan tersebut, ada ruang bagi Bungi untuk menyebarkan kontennya. Terlebih untukplatform PC di mana Blizzard membatasi pemasaran hanya pada Battle.net saja. Dengan memperoleh hak penerbitan ini, Bungie dapat menerbitkan waralaba Destiny di luar platform milik Blizzard. Tapi, untuk dua seri pertamanya, tentu Bungie masih terikat kontrak untuk publikasi di pasar milik Blizzard.

Belum jelas ke manakah arah tujuan Bungie dan waralaba Destiny miliknya. Kita hanya bisa berharap kalau Destiny 3 bakal dibuka lebih bebas. Dengan kemungkinan ini, seri terbaru destiny selanjutnya bisa saja muncul untuk laman Steam atau dikapitalisasi oleh Epic Games untuk pasar ekslusif miliknya.

Destiny 2

Bagaimana menurut kalian hengkangnya Activision dari Destiny 2? Apakah ini bakal berpengaruh sama implementasi konten Destiny atau justru memberi ruang untuk sang pengembang? Sila bagikan pendapat kalian di kolom komentar, ya!