
Gemscool baru saja mengumumkan persiapan tutupnya server Dragon Nest Indonesia. Berita mengejutkan ini datang mengikuti tutupnya Cash Shop pada 7 Juni lalu. Meski belumdiumumkan, komunitas pemain yang perlahan meninggalkan game ini sudah berkesimpulan bahwa Gemscool berniat menutup layanan untuk game tersebut dalam waktu dekat.
Pada situs resmi maupun laman Facebook milik Dragon Nest Indonesia, Gemscool mengatkaan bahwa penutupan layanan server baru dilakukan tanggal 3 Juli mendatang. Ini berarti pemain masih bisa mengakses server hingga tanggal 2 Juli pukul 24.00 WIB. Berikut adalah pernyataan resmi dari Gemscool perihal penutupan layanan Dragon Nest di Indonesia.
Ucapan perpisahan dari Gemscool ini tentu membuat banyak pemain terenyuh. Dragon Nest menjadi salah satu game MMORPG yang cukup populer sejak di boyong Gamescool pada 2013 belakangan. Seiring waktu, kurangnya peminat jadi penyebab Gemscool harus menutup layanan ini.
Pemain Dragon Nest bisa dibilang cukup menarik lantaran mengadaptasi mekanik real time combat yang membuat pemain bisa dengan bebas mengatur gerak karakter mereka. Berbeda dengan MMO kebanyakan, Dragon Nest membawa pengembangan karakter yang cukup kompleks dan membuat kemampuan pemain jadi aspek cukup yang penting di dalam game ini.
Sang penerbit lebih lanjut mewartakan kepada pemain untuk menikmati sisa waktu yang ada untuk bermain dengan sebebas mungkin. Semua item ekslusif yang dibeli di dalam Cash Shop diminta untuk dipakai sebelum waktu layanan server resmi ditutup sepenuhnya. Bagi beberap apemain yang masih loyal hingga saat ini tentu hal tersebut sangat disayangnya.

Game yang pertama kali dikembangkan oleh Eyedentity Games di Korea ini memang membuat sensasi. Di Asia Tenggara saja ada lebih dari 6 server yang dibuka oleh masing-masing penerbit di negara game tersebut diluncurkan. Tingginya minat pemain terhadap bentuk permainan RPG bertema fantasi membuat Dragon Nest punya momentum yang sangat baik. Sayang game ini harus meninggalkan pemain di Indonesia.




