:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2407579/original/010846600_1542115156-20181113-_nellie2.jpg)
129 tahun yang lalu, seorang perempuan bernama Neillie Bly mencuri perhadian dunia. Pada 14 November 1889 pukul 09.40, jurnalis tersebut memulai perjalanan panjangnya keliling dunia menuju New York menempuh jarak.899 mil.
Sosok pelopor jurnalisme investigatif ini terinspirasi buku 'Around The World in Eigthy Days' karya Jles Verne.
Awal perjalanan Nellie Bly di mulai dari atas kapal Augusta Victoria. Ia hanya membawa barang bawaan seadanya, baju yang melekat di badan, sebuah mantel, beberapa pakaian dalam, dan tas kecil berisi perlengkapan mandi. Hanya yang penting-penting saja.
Dalam sebuah tas yang dikalungkan dilehernya, jurnalis wanita itu membawa semua harta bendanya. Berisi 200 punsterling , sejumlah emas, dan beberapa uang Amerika Serikat.
Sendirian ia berhasil menuju Inggris, Prancis, bertemu dengan Jules Verne -- yang menyaksikan Bly bisa keliling dunia kurang dari 80 hari namun berdoa untuk keberhasilannya. Kemudian ia menuju Brindisi di italia, Terusan Suez, Sri Lanka, dan negeri-negeri Selat (Staits Settlements) Penang dan Singapura, Hong Kong, juga Jepang.
Perkembangan jaringan kabel bawah laut dan telegraf listrik memungkinkan sang wartawati mengirimkan laporan pendek perjalanannya.
Sejumlah kendala dihadapi Nellie Bly selama perjalanan menggunakan kapal uap dan sistem kereta api, terutama di Asia. Kendati demikian ia justru menemukan pengalaman baru: mengunjungi sebuah koloni penderita kusta di China dan membeli seekor monyet Singapura. Dan akibat cuaca buruk di Pasifik ia tiba di San Fransisco dengan kapal Oceanic milik armada White Star Line pada 21 Januari, terlambat 2 hari dari jadwal.
Pada akhirnya Bly tiba di New York, 72 hari, 6 jam, 11 menit. Setelah bertolak dari Hoboken pada 25 Januari 1890.
Kepulangannya disambuk bak selebritas oleh kerumunan orang.
Kala itu Bly memecahkan rekor dunia dalam usia 2 tahun. Meski tak lama kemudian dipatahkan oleh George Francis Train yang memerlukan waktu lebih pendek: 67 hari.
Selain perjalanan panjang jurnalis Nellie Bly keliling dunia, tanggal 14 November juga diwarnai sejumlahnya peristiwa penting . Pada tahun 1969, NASA meluncurkan Apollo 12 ke permukaan Bulan sebagai misi angkasa berawak kedua ke satelit Bumi itu.
Sementara pada 1991, Pangeran Norodom Shanouk kembali ke Kamboja setelah 13 tahun dalam pengasingan.




