Disebut Mengerikan dan Angker, 5 Kapal Selam Ini Berhantu di Dunia

Penampakan kapal selam Uni Soviet B-59 di perairan dekat Kuba. Insiden itu nyaris memicu Perang Dunia III (Public Domain/US Navy)

Dulu, militer dari berbagai dunia telah melakukan pengarungan samudera selama bertahun-tahun. Selain kapal perang yang beroprasi di permukaan air, mereka juga meggunakan kapal selam ketika menjalankan misi tertentu.


Dibutuhkan jiwa pemberani untuk melakukan perjalanan menggunakan transportasi khusus tersebut, menyusuri bawah laut yang gelap, dikelilingi oleh tekanan yang bersifat menghancurkan.

Di masa kini, kapal selam terus berkembang dan berinovasi menjadi lebih canggih dan modern. Sedangkan untuk kapal selam yang pernah digunakan selama perang, kini telah dimuseumkan.

Sebagaian besar orang menilai, kapal selam tersebut tampak angker, menyeramkan dan bahkan terlihat seperti berhantu ketika masih aktif nergerak dalam air.

Lalu, kapal selam apa saja yang diyakini menyimpan kisah misteri? beriut 5 diantaranya:




1. U-505 - Jerman

Kapal Selam U-505

Setelah berlabuh selama 10 bulan di Lorient (kota pelabuhan di Prancis), kapal selam U-505 kembali berlayar untuk melaksanakan patroli kesepuluhnya di lautan Atlantik. U-505 berusaha menghancurkan stigma buruk tentangnya.

Pada 24 Oktober 1943, tidak lama setelah menyebrangi Teluk Biscay, U-505 terlihat ileh kapal penghancur Inggris di timur Azores (kepulauan gunung berapi yang terletak ditengah Samudra Atlantik dan merupakan wilayah otonomi Potugal).

Kapal selam milik pasukan Jerman itu dipaksa mundur, dengan diserang secara terus menerus menggunakan Depth Charge (sebuah bom dasar laut ang dibuat khusus untuk membunuh kapal selam).

Untuk menghindari serangan musuh, kapal yang pertama kali meluncur pada 24 Mei 1941 itu memutuskan untuk menyelam jauh. Ia pun harus bertahan dari bombardir yang berat dan panjang.

Di tengah-tengah serangan itu, Peter Zschech, sang kapten kapal, malah berupaya melakukan bunuh diri dengan menembak kepalanya di hadapan para awak di ruang kontrol.

Dalam sebuah laporan yang ditulis saat kejadian kala itu, seorang kru bernama Hans Goebler mencatat bahwa Zschech tidak tewas karena penembakan tersebut, melainkan karena dia dihabisi oleh seseorang dengan bantal.

Pelaku mulanya berniat ingin menghentikan Zschech yang nekat bunuh diri, sebab dentuman yang keras  yang bisa memicu pasukan Inggris mendeteksi keberadaan mereka dengan sonar.

Ketika seorang meraih bantal dan meletakkanya di mulut Zschech. Sampai pada akhirnya, nyawa Zschech melayang.

Komandan kedua, Paul Meyer, dengan cepat mengambil alih komando U-505 dan membawanya keluar dari serangan mematikan. Kapal pun bisa kembali ke Lorient dengan kerusakan minimal.

Sebagai imbasnya, Meyer tidak dapat penghargaan apa-apa, meski telah menyelamatkan seluruh awak kapal. Namun ia "dibebaskan dari semua kesalahan" oleh Kriegsmarine (angkatan laut Nazi) atas insiden memalukan itu.

2. The Surcouf - Prancis

The Surcouf

Pada saat diluncurkan di Prancis pada 18 November 1929, Surcouf menjadi kapal selam terbesar di dunia. Ia dibangun untuk menyaingi U-boat yang dikeluarkan oleh angkatan Laut Jerman.

Surcouft merupakan kapal selang jelajah milik Prancis. Ia bertugas untuk Angkatan Laut Prancis dan Angkatan Laut Pasukan Kemerdekaan Perancis saat Perang Dunia II.

Ketika Jerman menyerang Prancis, Sekutu takut bahwa mereka juga akan menguasai Surcouf. Kapal selam ini lalu diperintahkan oleh Sekutu untuk pergi ke Plymouth Inggris.

Akan tetapi, psaukan Prancis tidak menyukainya, meski kedua negara ini berada di sisi yang sama. Lalu, pecahlah pertikaian diatas kapal yang menyebabkan 4 orang meninggal.

Ketegangan tidak benar-benar berhenti setelah pertarungan usai. Masing-masing pihak saling menuduh. Pasukan Prancis percaya bahwa Inggris diam-diam bekerja untuk Jerman. Sedangkan pasukan Inggris menyebut bahwa beberapa kapal Prancis menyerang kapal-kapal Inggris berkali-kali.

Akhirnya Surcouf diperintahkan untuk berlayar ke Pasifik dan berhenti di Bermuda. Ia harus mengisi bahan bakar.

Singkat cerita, pada malam hari 18 Februari 1942, Surcouf dilaporkan menghilang di Laut Karibia (kawasan Segitiga Bermuda), di lepas pantai Panama. Sampai saat ini, penyebab menghilangnya kapal tersebut masih belum diketahui.

Namun, teori paling kuat adalah Surcouf menabrak kapal barang milik Amerika Serikat, setelah "sesuatu"menyerang dari dalam air. Apa pun yang terjadi entah itu bangkai Surcouf maupun krunya, tidak pernah ditemukan.

3. K-219 - Uni Soviet

Kapal Selam K-219


Pada 3 Oktober 1986, kapal selam Uni Soviet, K-219, berpatroli di Samudra Atlantik --sekitar 1.100 kilometer (700 mil) timur laut Bermuda.

Seorang teknisi tiba-tiba melihat kebocoran dari steker di ruang torpedo dan mencoba untuk memperbaikinya. Namun air mulai mengalir masuk ke kapal.

Akhirnya, selubung torpedo terbelah dan terjadi ledakan. Tiga awak tewas dan banjir besar mulai menyusup lambung kapal. Salah satu kru bahkan mengambil resiko berbahaya untuk memasuki kompartemen nuklir. Ia hendak mematikan mesin agar K-219 bisa muncul kepermukaan.

Ketika kapten membuka palka (ruang kapal), ia melihat sesuatu yang aneh: ada dua goresan panjang di sepanjang sisi kapal selam, padahal mereka tidak bertabrakan denan apa pun saat kapal berada dibawah air.

Angkatan Laut AS, sampai hari ini, menyangkal bahwa mereka menyerang K-219.

Pada tahun 2010, kapten Soviet, Nikolai Tushin, memberikan keterangan kepada awak media tentang "sesuatu"yang menyenggol K-219. Benda itu adalah object asing bawah laut disebut "Quacker" (disebut demikian karena suara yang dihasilkannya, perpaduan antara suara bebek dan katak).

Suara-suara aneh ini mulai dipertahikan oleh operator sonar K-219  selama Perang Dingin. Jika memang benar Quacker adalah benda yang bertanggung jawab atas tenggelamnya K-219, maka objek tersebut masih dapat mengunjungi bangkai K-219 di dasar kaut hingga hari ini.

4. USS Trepang - Amerika Serikat

Kapal selam nuklir AS USS Michigan

Kapal selam adalah tempat di mana Anda kira bisa melihat UFO. Namun pada tahun 2015, foto misterius di publikasikan di majalah Prancis, Top Secret, menunjukkan UFO berbentuk cerutu.

Gambar-gambar itu diambil pada bulan Maret 1971 oleh seorang perwira Amerika Serikat saat menjalankan kapal Trepang, di tengah lautan antara Islandia dan Jan Mayen (pulau di Norwegia yang jarang dihuni).

Kala itu, Trepang sedang melakukan ekspedisi rutin dan tampaknya menemukan UFO secara tidak sengaja dan terlihat melalui periskop oleh kru kapal bernama John Klika.

Seorang penyelidik UDO asal Inggris, Nigel Watson, kemudian beropini bahwa benda asing yang melayang mirip cerutu tersebut terlihat dan dilaporkan sejak 1896. Laporan-laporan itu datang dari seluruh dunia.

5. H.L. Hunley - Negara Konfederasi Amerika

Kapal Selam H.L. Hunley

Pada tahun 2000, dan seorang penyelam pergi ke bawah laut untuk membantu menarik kapal selam Konfederasi HL Hunley, kapal selam tempur pertama yang pernah mennenggelamkan kapal perang musuh Amerika.

Kapal selam itu lenyap pada hari yang sama saat kapal USS Housatinic karam pada 17 Februari 1864.

Ketika seorang penyelam mengintip kedalam kapal, penyelam itu terpana oleh keberadaan delapan buah kerangka manusia, masing-masing tengah dalam posisi mengawaki, bahkan ada yang masih berada di pos jaganya.

Tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa mereka tampak khawatir dengan tenggelamnya kapal selam, atau upaya menyelamatkan diri dengan keluar dari tempat tersebut. menuju ke tempat yang lebih aman.

Apa yang bisa menyebabkan mereka tetap berada di posisi mereka?

Jawaban yang ditemukan para ilmuwan adalah H.L. Hunley mengalami ledakan torpedonya sendiri, yang membuat seluruh awak kru yang ada didalamnya pingsan.

Akan tetapi, anehnya, kapal selam ini tidak ditemukan selama 136 tahun.